Layanan

Experiential Learning

Metode Pembelajaran Berbasis Pengalaman

Fokus utamanya adalah pembentukan karakter dan pengembangan soft skill, seperti komunikasi, kepemimpinan, kepercayaan diri, tanggung jawab, serta kerja sama tim. outbound bukan cuma ajang hiburan tahunan atau refreshing bersama, tapi alat strategis dalam pengembangan SDM. Banyak perusahaan besar menganggap outbound sebagai bagian dari corporate learning program yang penting, sejajar dengan pelatihan indoor seperti seminar atau workshop Dalam konteks perusahaan, outbound dirancang untuk:

about
about

8+ Tempat

Outbound Terbaik

3+ Lokasi

Rafting di Bogor

Paket outbound perusahaan di bogor
Fun Outbound

Jenis ini lebih menekankan pada kebersamaan dan kesenangan. Aktivitasnya ringan, penuh tawa, dan tujuannya membangun keakraban antar karyawan. Cocok untuk employee gathering atau refreshment tahunan.

DSC08029
Team Building Outbound

Fokusnya pada peningkatan kerja sama tim. Permainannya biasanya menuntut koordinasi, komunikasi, dan strategi bersama. Misalnya trust fall, estafet bola air, atau misi penyelamatan tim.

DSC08050
Leadership Outbound

Didesain untuk melatih jiwa kepemimpinan dan kemampuan mengambil keputusan di bawah tekanan. Biasanya digunakan untuk level supervisor, manajer, atau calon pemimpin perusahaan.

DSC07735
Problem Solving Outbound

Jenis ini menekankan pada kemampuan berpikir analitis dan strategis. Peserta diajak menyelesaikan tantangan kompleks dengan sumber daya terbatas—mirip dengan situasi nyata di dunia kerja.

DSC07839
Adventure Outbound

Menggabungkan unsur petualangan dan tantangan fisik, seperti rafting, flying fox, hiking, atau trekking. Tujuannya menumbuhkan mental tangguh, keberanian, dan rasa percaya diri.

Metodologi Outbound
about line 1

Belajar dari Pengalaman Nyata

Metodologi outbound berlandaskan pada teori experiential learning yang dikembangkan oleh David A. Kolb. Teori ini menyebut bahwa orang belajar paling efektif ketika mereka mengalami langsung, merefleksikan pengalaman itu, lalu menerapkannya dalam konteks nyata. Proses belajar ini terdiri dari empat tahap utama:

Concrete Experience

(Mengalami langsung) Peserta terlibat dalam aktivitas tertentu, misalnya permainan tim atau simulasi tantangan.

Reflective Observation

(Merefleksikan pengalaman) Setelah aktivitas selesai, peserta diajak berdiskusi untuk melihat apa yang terjadi, siapa berperan apa, dan bagaimana hasilnya.

Abstract Conceptualization

(Menarik kesimpulan dan konsep) Peserta belajar nilai atau konsep di balik aktivitas tersebut, seperti pentingnya komunikasi, peran pemimpin, atau strategi kolaborasi.

Active Experimentation

(Penerapan nyata) Peserta kemudian diharapkan membawa pelajaran itu ke lingkungan kerja, menerapkannya dalam rutinitas dan hubungan profesional.

Tambahan

about line 1

Fasilitas dan Service

activities paintball

Paintball Wargame

Papalidan

Rafting Cisadane

offroad

Offroad

Network and enterprise Amazing Plan

DSC07776

Add makan

WhatsApp Image 2024 08 15 at 18.39.42

Api Unggun

DSC08026

Add Snack coffee break

images

Solo keyboard ( 2 singer )

12297 ilustrasi pemuda sedang merekam video dengan drone

Foto / Video drone